Artikel
Psikologi Umsura Raih Penghargaan Pemkot Surabaya
- Di Publikasikan Pada: 18 Aug 2026
- Oleh: Admin
- 8
.png)
Surabaya (beritajatim.com)
– Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menerima
penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya setelah mendampingi program
Dinamika Arek Suroboyo Hebat (DASH) di 1.213 sekolah setempat.
Penghargaan bernomor
800.1.12.8/2937/436.2.1/2026 ini bukan sebatas pengakuan institusi. Langkah ini
menegaskan besarnya peran perguruan tinggi dalam mencetak manusia penggerak
masa depan kota.
Kemerdekaan bangsa yang telah
diraih selama 81 tahun harus diisi dengan ruang bagi anak untuk tumbuh sehat.
Dekan Fakultas Psikologi Umsura, Dewi Ilma Antawati, memaparkan tantangan
generasi muda saat ini.
“Anak dan remaja menghadapi
tuntutan akademik, perubahan keluarga, hingga derasnya arus informasi digital.
Mereka butuh ruang aman untuk mengenali kekuatan dan batasan dirinya,” ujar
Dewi, Senin (17/8/2026).
Sekolah kini memiliki fungsi yang
sangat luas. Selain sebagai tempat mencari nilai akademik, lingkungan
pendidikan menjadi area bagi siswa untuk belajar mengelola emosi serta
membangun kepercayaan diri.
“Karena itu, mahasiswa kami
terjun langsung melalui program DASH. Mereka mempraktikkan ilmu psikologi dari
ruang kuliah untuk menyelesaikan persoalan nyata di lapangan,” tambah Dewi.
Keterlibatan mahasiswa di ribuan
sekolah tersebut memperlihatkan luasnya ruang kolaborasi. Sinergi antara Pemkot
Surabaya, sekolah, dan kampus sukses menciptakan laboratorium sosial bagi para
calon psikolog.
Dosen Psikologi Umsura, Marini,
menjelaskan bahwa pendampingan mahasiswa tidak berhenti pada aktivitas
lapangan. Proses tersebut menuntut pembelajaran kompetensi sosial yang utuh dan
bertanggung jawab.
“Mahasiswa belajar mendengar,
mengamati, serta memahami dinamika peserta didik secara langsung. Praktik ini
melatih empati sekaligus sensitivitas sosial yang jarang didapat dari
literatur,” ungkap Marini.
Kolaborasi lintas sektor ini
mempertemukan sumber daya akademik kampus dengan jangkauan kebijakan pemerintah
daerah. Sinergi itu diharapkan mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang ramah
bagi mental pelajar.
“Kami mendorong program ini
berjalan secara sistematis dan berkelanjutan. Lulusan psikologi nantinya bukan
hanya paham teori, tetapi mampu hadir saat masyarakat menghadapi masalah
nyata,” tegas Marini.
Momentum kemerdekaan mengingatkan bahwa kebebasan sejati melahirkan masyarakat berpendidikan dan berdaya. Penanganan masalah anak secara kolektif menjadi langkah awal menjaga kesehatan psikologis generasi penerus bangsa.
sumber: https://beritajatim.com/psikologi-umsura-raih-penghargaan-pemkot-surabaya