Artikel
Satu Panggung, Dua Gelar Doktor: Harmoni Ilmu dalam Ikatan Suami-Istri
- Di Publikasikan Pada: 27 Apr 2026
- Oleh: Admin
- 27

pwmu.co - Wisuda ke-121
Universitas Muhammadiyah Malang menghadirkan banyak kisah keberhasilan. Namun,
di antara deretan toga dan senyum bahagia itu, terselip satu cerita yang sarat
makna tentang kebersamaan, kesabaran, dan harmoni dalam menapaki jalan ilmu.
Suasana khidmat
menyelimuti Dome Universitas
Muhammadiyah Malang. Di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Nazaruddin
Malik, M.Si., bersama jajaran pimpinan universitas, prosesi wisuda berlangsung
dengan penuh kebanggaan.
Di antara para wisudawan,
dua nama dipanggil dalam momen yang berdekatan:
Dr. M. Wahid Nur Tualeka, S.Th.I., M.Pd.I, dosen di Fakultas Studi Islam dan
Peradaban, serta Dr. Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah, S.Ud., M.Pd, dosen di
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Keduanya bukan sekadar
lulusan doktor, melainkan pasangan suami-istri yang menapaki perjalanan
akademik dalam satu irama hingga akhirnya berdiri bersama di panggung
kehormatan.
Meraih gelar doktor
bukanlah perjalanan yang sederhana. Ia menuntut ketekunan, kesabaran, serta
keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan akademik.
Namun bagi pasangan ini,
proses tersebut menjadi lebih bermakna karena dijalani bersama.
“Kami tidak pernah
benar-benar merasa berjalan sendiri. Setiap proses, setiap lelah, selalu ada
ruang untuk saling menguatkan,” Ungkap Dr. Wahid Nur Tualeka.
Kebersamaan itu menjadi
kekuatan utama, tidak hanya dalam menyelesaikan penelitian, tetapi juga dalam
menjaga niat bahwa ilmu adalah amanah.
“Kami saling mengingatkan
bahwa ini bukan sekadar tentang gelar, tetapi tentang tanggung jawab ilmu yang
harus dijaga dan dimanfaatkan. Dan tepat dihari Kartini ini kami juga ingin
menunjukkan bahwa wanita juga berhak utk terus tumbuh berkembang, berkarya,
bukan dibelakang suami melainkan sejajar disampingnya.” tutur Dr. Imtihana.
Dalam capaian
akademiknya, Dr. M. Wahid Nur Tualeka mengangkat disertasi berjudul “Moderasi
Beragama Perspektif Dakwah Elit Muhammadiyah di Kota Surabaya.” Penelitian
ini menyoroti peran strategis dakwah dalam membangun kehidupan beragama yang
moderat dan berkemajuan. Karya tersebut juga melahirkan buku “Membangun
Moderasi Beragama: Peran Dakwah Elit di Surabaya.”
Sementara itu, Dr.
Imtihana mengusung disertasi berjudul “Pengembangan Bahan Ajar
Integratif Multidisipliner pada Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan
dengan Ilmu Psikologi di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya.” Penelitian
ini berupaya menjembatani integrasi antara nilai-nilai keislaman dan ilmu
psikologi, yang kemudian dituangkan dalam buku “Integrasi Islam dan
Psikologi.”
Dua bidang kajian
tersebut dipersatukan oleh satu semangat yang sama, yaitu integrasi antara ilmu
dan nilai—cerminan karakter pendidikan Muhammadiyah yang menyeimbangkan
intelektualitas dan spiritualitas.
Momentum wisuda bukan
sekadar simbol keberhasilan akademik, tetapi juga refleksi perjalanan panjang
yang penuh makna.
“Ini bukan tentang siapa
yang lebih dulu, tetapi tentang bagaimana kami sampai di titik ini bersama. Itu
yang paling kami syukuri,” ungkap Dr. Imtihana.
Kisah ini menjadi bukti
bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari perjuangan individu, melainkan juga
dari kebersamaan yang saling menguatkan.
Sebagai penutup, keduanya
menyampaikan pesan bagi generasi muda:
“Jangan takut pada proses
panjang. Ilmu membutuhkan kesabaran, dan keberhasilan membutuhkan ketekunan.
Tidak perlu mengejar kesuksesan tapi nikmati saja prosesnya, nanti pasti
kesuksesan yang akan mengejar,” pesan Dr. Wahid.
“Ketika ilmu dijalani
bersama nilai dan keikhlasan, maka di situlah keberkahan akan hadir,” tambah
Dr. Imtihana.
Kisah ini tidak hanya
menghadirkan inspirasi, tetapi juga menegaskan bahwa harmoni antara ilmu dan
kehidupan adalah sesuatu yang nyata. Di satu panggung, dua gelar doktor
disematkan.
Namun lebih dari itu, terpatri harmoni tentang ilmu, iman, dan kebersamaan yang
saling menguatkan.
*) Penulis : Vita Agustiawati Putri S.S
Editor : Satria
_________________________________
Pendaftaran Mahasiswa Baru
Fakultas Psikologi UMSURA
Gelombang II Dibuka sampai 30 April 2026
.
Selengkapnya: www.um-surabaya.ac.id.
Segera Daftarkan Dirimu
#fpsi
#fakultaspsikologi
#psikologiumsby
#umsurabaya
#umsurabayakeren
#kampusunggul
#kampusjatim
#kampusmuhammadiyah
#kampusindonesia
#kampusberdampak